Rimba Bitti Pandala

Pandala
Pandala

Pada awal inisiatif penghijauan hutan Bitti di Pandala, kami mendapat dukungan bibit Bitti sebanyak 2000 pucuk dari Bapak Andi Oni Gappa, maka mulailah kami beraktifitas dilokasi itu bersama masyarakat setempat sembari mensosialisasikan mengenai pentingnya penghijauan.

Pada saat itu juga kami menerima bantuan dan dukungan dari Tim Taylor, seorang penulis asal Inggris dan beliau menulis kesannya terhadap Rimba Bitti Pandala pada bukunya yang berjudul "Grains of Time". Kolaborasi ini memperkuat upaya reforestasi, membantu dalam pemilihan metode yang efektif, dan memberikan wawasan berharga terkait pengelolaan lingkungan.

Hingga saat ini, Rimba Bitti Pandala telah bertranformasi menjadi lebih dari sekadar hutan biasa. Selain berfungsi sebagai Hutan Terapi atau Forest Healing, tempat ini juga menjadi sarana Outing Class untuk berbagai kalangan pelajar. Konsep Forest Healing sendiri menekankan pentingnya interaksi manusia dengan alam untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental.

Selain itu, Rimba Bitti Pandala juga telah menjadi destinasi bagi sukarelawan dan pengunjung dari luar negeri. Melalui program-program sukarelawan, mereka memiliki kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan konservasi dan pemeliharaan lingkungan.

Dengan demikian, Rimba Bitti Pandala tidak hanya menjadi hutan yang berfungsi ekologis, tetapi juga menjadi tempat yang membangun hubungan positif antara manusia dan alam serta berbagai komunitas di seluruh dunia.